Kehadiran Aplikasi "Ayo Ke Lombok" Salah Satu Inovasi Dinas Pariwisata

Foto bersama bupati Lobar dan Kemenparekraff RI
Muhammad Ricky Fauziyani, Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kamenparekraf RI saat gelaran bimtek di Pantai Cemare, Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar, Rabu (31/3).


LOMBOK BARAT , - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI saat ini gencar melaksanakan program dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pemasaran produk ekraf melalui digital marketing.

Jika tahun lalu Kegiatan Bimbingan Teknis Digital Marekting Bagi Pelaku Ekraf ini menyasar tiga desa, yakni Desa Midang Kecamatan Gunungsari, Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar, dan Desa Sesaot Kecamatan Narmada, tahun ini kegiatan dilaksanakan di Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar, dan Desa Senteluk Kecamatan Batulayar.

"Bimtek ini simpel, hanya menggunakan HP, kemudian bapak dan ibu bisa menjual barang-barang melalui medsos yang ibu dan bapak punya. Sebenarnya Pak Bupati dan jajarannya sudah menyediakan kanal dalam menjual produk ibu dan bapak. Di kanal tersebut bapak dan ibu boleh mengisinya," seru Muhammad Ricky Fauziyani, Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kamenparekraf RI saat gelaran bimtek di Pantai Cemare, Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar, Rabu (31/3).

Kanal yang dimaksud Ricky adalah salah satu inovasi Dinas Pariwisata berupa sebuah aplikasi yang dinamakan “Ayo Ke Lombok”. Aplikasi ini sengaja dihadirkan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata di Lombok Barat memasarkan produk-produknya. Mulai dari produk ekraf, akomodasi, kuliner, transportasi, dan destinasi wisata. Saat ini aplikasi Ayo Ke Lombok sudah dapat diunduh di Playstore.

"Insya Allah kedepan kita akan kembali lagi untuk pelatihan ke wirausahaan. Mungkin peserta yang 100 ini kita sasar menjadi 50 peserta, kemudian itu kita latih kewirausahaan dan memberikan pendamipngan dalam mengisi kanal Ayo Ke Lombok," kata Ricky.

Selain pemaparan tentang digital marketing, bimtek juga diisi dengan teknik pengambilan foto. Salah satu peserta, Winda Ekasusanti menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempromosikan produk-produknya. Ia berharap kegiatan semacam ini lebih sering digelar.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami karena kami diajari bagaimana cara mengambil foto produk kami dan cara kami mempromosikan di sosial media. Kemudian materi-materi yang diberikan oleh narasumber sangat bagus sekali dan mudah dicerna oleh para peserta. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini promosi kami makin bagus dan nilai penjualan kami semakin bagus terutama di era pandemik," katanya.

Kegiatan bimtek pagi tadi juga dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Kalid. Dalam kesempatan itu, Fauzan berpesan agar para pelaku ekraf di Lombok Barat saling mendukung dan saling menyanjung.

“Tetapi masing-masing pelaku ekraf juga harus semakin getol dan gencar mempromosikan kelebihan-kelebihan produk yang dihasilkan masing-masing. Dengan begitu cara bersaing akan menjadi sehat,” pesan bupati. (Gl 02).

Belum ada Komentar untuk "Kehadiran Aplikasi "Ayo Ke Lombok" Salah Satu Inovasi Dinas Pariwisata"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1 Iklan Daun Kelor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel