Semangat Gotong Royong Harus Menjadi Budaya Di Tengah Maysarakat

 

Koramil 1628-01/Taliwang Babinsa kelurahan Bugis serka zulkaidin pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021 pkl 08.00 wt melaksanakan kegiatan pengawasan dan  gotong royong di wilayah lingkungan Bugis B  tempat lokasi lapangan babi loka yang akan di gunakan untuk persiapan lomba MTQ tingkat kecematan


SUMBAWA BARAT, - Gotong Royong merupakan salah satu bentuk kerjasama yg baik antar TNI dan  masyarakat untuk meningkatan kebersamaan di wilayah Desa Binaan.

Koramil 1628-01/Taliwang Babinsa kelurahan Bugis serka zulkaidin pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021 pkl 08.00 wt melaksanakan kegiatan pengawasan dan  gotong royong di wilayah lingkungan Bugis B  tempat lokasi lapangan babi loka yang akan di gunakan untuk persiapan lomba MTQ tingkat kecematan

Kegiatan membuat pagar stan  masing-masing kafilah, 

– Babinsa Koramil 1628-01/Taliwang bersama warga mengelar gotong royong  untuk persiapan lomba MTQ tingkat kecematan

Kegiatan membuat pagar stan  masing-masing kafilah, 

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M,IP., dalam rilis tertulisnya di Sumbawa Barat, NTB, selasa (16/02/2021).

Dikatakannya  gotong royong untuk persiapan lomba MTQ tingkat kecematan kegiatan merupakan salah satu bentuk kerjasama yg baik antara TNI dan Masyarakat dalam rangka persiapan  pelaksanaan lomba MTQ tingkat Kecamatan Taliwang membuat pagar stan  masing-masing kafilah, 

Pembuatan Khalifahdi masing- masing stan di batu oleh sertu Sukran Babinsa Kelurahan Bugis , kecamatan taliwang berlangsung hari selasa (16/2/2021) bertujuan untuk meringankan beben masyarakat dalam rangkat pembuatan stan Khalifah lomba MTQ TK kecamatan Taliwang.

Menurut Dandim, semangat gotong royong seperti ini harus tetap terjaga dan terpelihara, sebagai kepedulian bersama dalam mengatasi permasalahan atau kesulitan yang dihadapi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Terutama dalam kondisi saat ini, semangat gotong royong dan kepedulian bersama sangat penting, sehingga kita tetap produktif beraktivitas di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Sertu Sukran  merasa bangga dan sangat senang akan peran serta warga di desa binaannya dalam gotong royong pembuatan stan Khalifah untuk membantu dan bersama2  masyarakat desa sehari-harinya.

“Masyarakat menyambut positif, terlihat dari cukup banyaknya masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan kita hari ini. Terima kasih, pelaksanaannya lancar dan aman, dengan tetap memedomani protokol kesehatan penanganan Covid-19,”(gl 02)

Belum ada Komentar untuk "Semangat Gotong Royong Harus Menjadi Budaya Di Tengah Maysarakat "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1 Iklan Daun Kelor

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel