DKP NTB : Tak Ada Pencairan JPS yang Ribet

DKP NTB : Tak Ada Pencairan JPS yang Ribet
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov NTB, Yusron Hadi 

MATARAM--Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB menegaskan proses realisasi anggaran atau pencairan program JPS Gemilang tahap dua khususnya untuk abon ikan tengah berlangsung. Tidak ada yang ribet atau berbelit belit. Seluruh mekanisme pencairan sesuai ketentuan keuangan untuk pembayaran dalam sistem BTT.

"Saya kira tidak ada yang berbelit, dana alokasi sudah tersedia di BPKAD, tugas kami menyiapkan proses pembayaran.  Saat ini perhitungan kewajaran harga kesepakatan sudah selesai kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DKP NTB, Munadi, S.Pi, dalam keterangan persnya, Selasa (14/7) pagi tadi 

Menurutnya, PPK dan penyedia telah bertemu hari kembali hari ini difasilitasi inspektorat. Setelah ini tandatangan kontrak untuk melangkah ke pembayaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov NTB, Yusron Hadi menegaskan kembali bahwa visi utama JPS Gemilang untuk  meningkatkan nilai tambah usaha produk lokal kita. Melalui stimulus ini UMKM kita bisa maju dan berkembang.

Yusron juga meluruskan terkait masalah keterlambatan pembayaran kepada UKM khusus abon ikan, PPK menegaskan sudah ada kesepakatan.

 Menurutnya, seyogyanya pembayaran segera dilakukan. Terakhir ia menerima laporan bahwa sudah ada kesepahaman dan kesepakatan dengan penyedia bahwa akan dituntaskan dalam tiga hari kedepan.

"Syukurlah pada sore tadi diperoleh kesepakatan antara PPK dengan penyedia. Kita menghimbau agar penyedia, UMKM serta instansinya dalam hal ini PPK tetap membuka komunikasi dan perkuat koordinasi agar permasalahan bisa dituntaskan," demikian, Yusron Hadi.(gl 02).



Belum ada Komentar untuk "DKP NTB : Tak Ada Pencairan JPS yang Ribet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel