Ketua TP.PKK NTB: Jangan Sampai Pandemi Matikan Aktivitas Ekonomi Keluarga.


Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Zulkieflimansyah M.Sc 


Lombok Barat - Majunya perekonomian menjadi salah satu tolok ukur majunya suatu daerah. Sayangnya, saat ini rata-rata perekonomian di seluruh daerah di Indonesia mengalami kelesuan. Kelesuan ini diakibatkan oleh wabah COVID-19 yang sedang melanda dunia.

Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Zulkieflimansyah M.Sc bertekad untuk terus-menerus ikut membangun perekonomian masyarakat melalui jalur pemberdayaan keluarga agar tetap semangat walaupun saat ini NTB bahkan dunia tengah dilanda oleh Pandemi COVID-19 ini.

"Jangan sampai pandemi ini matikan aktivitas ekonomi keluarga kita, " ucapnya dengan senyuman yang khas.

Saat ini, PKK Provinsi NTB dan PKK kabupaten/kota se-NTB secara masif melakukan gerakan melawan Corona.

Dalam rangka ketahanan pangan keluarga dan mendukung program revitalisasi posyandu di NTB, PKK bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB akan memberikan bibit tanaman hortikultura kepada 7.317 posyandu di NTB.

Bibit tanaman akan didistribusikan secara bertahap (4 tahap). Tahap I dimulai pertengahan Mei-Juni 2020 untuk 1.642 posyandu dan sisanya 5.675 posyandu didistribusikan pada tahap II bulan Juli-Agustus, tahap III September-Oktober dan tahap IV bulan November-Desember 2020.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB juga akan memberikan bibit tanaman holtikulura kepada 1 posyandu di Desa Kuripan Utara di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 1000 batang tanaman terdiri dari cabe, tomat, terong, selada, chaisin dan lain-lain.

Bantuan dari dinas pertanian dan ketahanan pangan semuanya dalam rangka pemanfaatan pekarangan (Hatinya PKK). Diharapkan, lahan pekarangan yang dimanfaatkan dengan tanaman hortikultura akan memberikan hasil yang akan mencukupi pangan keluarga.

Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi NTB   memberikan paket gemarikan sebanyak 20.000 paket kepada 400 Posyandu di 10  kab/kota se-NTB. Sasaran pemberian paket gemarikan adalah ibu hamil, anak kurang gizi, anak stunting. Khusus desa kuripan utara paket gemarikan diberikan kepada 5 posyandu, masing-masing posyandu menerima 50 paket gemarikan.

Setiap paket berisi abon ikan 100 gr, kerupuk ikan amplang 100 gr, stik rumput laut 120 gr, Bakso ikan 0,5 kg dan terasi 200 gr).

Hari ini dibagikan bibit tanaman tanaman kepada 15 posyandu di Desa Kuripan Utara baik dari Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB dan DKP NTB.(gl 02).



Belum ada Komentar untuk "Ketua TP.PKK NTB: Jangan Sampai Pandemi Matikan Aktivitas Ekonomi Keluarga."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel