Pemprov NTB Diharapkan Mampu Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah khususnya,Pariwisata Dan Bisa Meminimalisir Akses Sosial


Ketua Fraksi Gerindra Nauvar F. Farinduan saat menjelaskan bahwa dampak yang ditimbulkan akibat wabah Covid-19

MATARAM – Terbitnya SKB Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI) dan Menteri Keuangan, secara umum mengamanahkan Daerah NTB untuk melakukan relokasi anggaran dalam merespon segala dampak Covid-19.

Ketua Fraksi Gerindra Nauvar F. Farinduan saat menjelaskan bahwa dampak yang ditimbulkan akibat wabah Covid-19 terutama di sektor ekonomi.

“Dampak yang dimaksud salah satunya adalah sektor sektor yang terkait dengan stabilitas ekonomi daerah yang terdampak, baik dalam perspektif industri maupun pariwisata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Farin juga mengatakan pariwisata merupakan PAD unggulan untuk NTB.

“Saya meyakini sangat dilematis Pemprov dalam menyikapi Covid-19 ini, bisnis perhotelan contohnya, biaya operasional tidak sebanding dengan pemasukan karena minimnya lalu lintas Pariwisata saat ini,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB itu juga menambahkan, “salah satu isi Maklumat MenKeu adalah saat ini setidaknya Pemprov NTB berdasarkan relokasi anggaran diharapkan mampu juga dialokasikan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah khususnya di Pariwisata agar dapat meminimalisir ekses sosial seperti pengangguran,” tutupnya.(gl 02).



Belum ada Komentar untuk "Pemprov NTB Diharapkan Mampu Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah khususnya,Pariwisata Dan Bisa Meminimalisir Akses Sosial "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1 Iklan Daun Kelor

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel