Selain Aksi Demo, Mahasiswa ini Membersihkan Sampah yang Berserakan di Lokasi Unjuk Rasa

Selain Aksi Demo, Mahasiswa ini Membersihkan  Sampah yang Berserakan di Lokasi Unjuk Rasa
Mahasiswa yang Mengikuti  Aksi Demo Di DPRD NTB  Sebagian mahasiswa Membersihkan lokasi unjuk Rasa ,Patut Di Contoh 


Mataram, globallombok.co.id - Ditengah ramainya aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dari berbagai Kampus di Kota Mataram yang menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP), di depan Kantor DPRD NTB dan Kantor Gubernur, Kamis, (26/9/19).



Sebagian yang lainnya malah sibuk membersihkan sampah yang berserakan selama aksi berlangsung. Aksi yang dilakukan itu sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dalam menjaga kebersihan (zero waste).



Salah Seorang mahasiswa, Radian mengatakan, aksi pungut sampah yang dilakukan tersebut adalah kesadaran dari mahasiswa sendiri. Sebagai mahasiswa kata dia, harus menyadari kebersihan adalah kewajiban dari semua pihak.




“Untuk masalah sampah memang masalah kita bersama, maka dari itu, kami dari BEM Unram berinisiatif melaksanakan kegiatan ini walaupun kita berada di tengah-tengah aksi," ungkapnya.



Lebih lanjut dikatakannya aksi yang dilaksanakan itu sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai peserta aksi. Dapat menjadi contoh untuk semua pihak agar tetap menjaga kebersihan.




“Sampah ini kan kita yang buang, sebagai mahasiswa yang baik, kita yang harus membersihkannya,” ujarnya.



Pelaksana Tugas (PLt) Dinas Komunikasi, informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryady mengapresiasi aksi pungut sampah yang ditunjukan oleh sejumlah massa aksi.


Ia menilai aksi mahasiswa itu cukup hebat. Meskipun menggelar demo menyampaikan pendapat. Namun tidak melupakan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan yang bisa dijadikan contoh oleh masyarakat.



“Betapa pentingnya kita harus merawat lingkungan agar tetap bersih dan memberikan kenyamanan bagi kita," katanya.


Terlepas dari itu, I Gede menghimbau kepada mahasiswa agar tetap menerapkan ilmunya untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat. Demo tidak dilarang, tapi harus tetap damai dan mengutamakan kepentingan orang banyak.



“Semoga ini bisa menginspirasi anak-anak muda lain untuk ikut peduli menjaga lingkungan dan suksesnya program  NTB bebas sampah (zero waste) dan sampah dapat diolah untuk mendatangkan keberkahan bagi masyarakat,” harapnya.



Apresiasi yang sama juga disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM. Meski sibuk menyampaikan aspirasi, namun mahasiswa tetap memperhatikan kebersihan.



“Mantap ini dan patut dicontoh. Namun zero waste tetap diutamakan. Terima kasih teman-teman mahasiswa, sudah menjaga lingkungan kita tetap bersih dan nyaman,” tandasnya (gl 02)

Belum ada Komentar untuk "Selain Aksi Demo, Mahasiswa ini Membersihkan Sampah yang Berserakan di Lokasi Unjuk Rasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel