RAT KSU Rinjani; Program Presiden Dibilang Hoax, Provinsi NTB Tidak Satupun Yang Hadir, Ada Apa?

KSU Rinjani
Pembagian uang SHU yang 30 juta itu untuk diberikan kepada  anak yatim Piatu, Kaum Dhuafa, dan Fakir Miskin, yang langsung dibagikan ke anak yatim Secara simbolis

MATARAM , - Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) bersama seluruh pengurus, koordinator KSU Rinjani Se Provinsi Nusa Tenggara Barat dan undangan lainnya bertempat di Kantor KSU Rinjani Mataram. ( 17-1-2022).


RAT KSU Rinjani mengusung tema mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di tengah badai krisis akibat Covid 19, Program Presiden satu peternak tiga ekor sapi bagian dari solusi dalam mewujudkan Kedaulatan ternak menuju ketahanan pangan dan ketahanan Fiskal Nasional.


Dari undangan yang kita sebar ke masing masing  pengurus  atau kordinator di seluruh  NTB yang sebanyak 200 undangan itu semuanya hadir bahkan lebih dari itu.  Sesuai buku daftar hadir, peserta yang hadir  lebih dari 200  orang. Terang Dr. Sri Sudarjo


Sesuai dengan surat undangan tertanggal 13-1-2022 Panitia RAT KSU Renjani juga mengundang Dr. H. Zulkieflimansyah Gubernur NTB, Kepala Dinas Koperasi, UKM NTB, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Kepala Wilayah Bank Syariah Indonesia (BSI) yakni perihal undangan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha (KSU) Renjani. Namun  hingga berakhirnya acara RAT tidak ada yang hadir, entah dengan alasan yang belum  diketahui, Ungkap Panitia 


Dr. Sri Sudarjo Pimpinan KSU Rinjani dalam sambutannya mengatakan bahwa KSU Rinjani Bukan KSU Hoax, kita harus bersemangat menuju Pemulihan Ekonomi Nasional. Siapapun penghalangnya maka Dialah penghambat Program Jokowi, Tegas DR. Sri Sudarjo, SH.M.Pd.


Lanjut, Sri Sudarjo, Kalaupun undangan yang kita undang itu adalah  bentuk undangan formal Kita kepada mereka.  Karena mereka pernah mengatakan kedaulatan ternak yang kita miliki yang diakumulasi sebagai modal kita yang berjumlah sekitar 200 triliun lebih itu dikatakan Hoax. Dan bisa dipastikan bahwa program yang dijadikan solusi oleh bapak Presiden Jokowi itupun dikatakan Hoax.  Dan hari ini kita akan mengambil hak-hak kita. Tegas Sri Sudarjo.


Jadi saya berpikir mau datang Alhamdulillah tidak mau datang juga Alhamdulillah- Alhamdulillah.  Artinya ia ingin menunjukkan wujud aslinya yang ingin menggagalkan program Presiden Jokowi di tahun 2022 tentang Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui program ternak satu peternak tiga ekor sapi. Dan itu kita akan rebut tanpa Dia, kita ambil tanpa Dia, sebab  ini bukan program Provinsi NTB tapi ini program Jokowi Presiden RI. Tegasnya 


Dari  1.200 ekor sapi,  KSU Rinjani memperoleh Sisa Hasil Usaha sebesar Rp. 30.000.000 dan 16 ekor sapi jenis Limosin dan Simental. Dan RAT KSU Renjani dilakukan secara terbuka, transparan,  sekaligus menunjukkan  bukti fisiknya kepada anggota 30 juta hasil uang SHU dan 16 ekor sapi dihadirkan dalam RAT untuk membuktikan kepada anggota dan pengurus secara terbuka.


Dan secara aklamasi oleh peserta RAT bersepakat bahwa menyerahkan uang SHU yang 30 juta itu untuk diberikan kepada  anak yatim dan Piatu, Kaum Dhuafa, dan Fakir Miskin, yang langsung dibagikan ke anak yatim yang hadir dan diberikan ke masing masing pengurus atau Kordinator untuk dibagikan ke anak yatim di wilayahnya.


Haji Ahmad  peserta RAT Asal Desa Sintung Kec. Pringgarata  Kab. Lombok Tengah yang ditemui media  menuturkan baru pertama kali melihat dan mengetahui di NTB ada Koperasi yang melakukan RAT secara terbuka untuk umum dan  SHU nya secara fisik diperlihatkan dan langsung dibagikan, yakni di KSU Renjani. pungkasnya. (Gl 02)

Belum ada Komentar untuk "RAT KSU Rinjani; Program Presiden Dibilang Hoax, Provinsi NTB Tidak Satupun Yang Hadir, Ada Apa?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Ucapan Idul Fitri

Iklan Tengah Artikel 1 Iklan Daun Kelor

Day Pass Merumatta

Iklan Bawah Artikel