Penanganan Napza di Lombok Barat belum Serius, GPAN Ambil Sikap

NAPZA
Ketua Umum GPAN LOBAR Mursidin. SH. Saat Berkunjung ke Gedung Senayan DPR-RI dan diterima langsung Esti Wijayanti dari Komisi VIII DPR-RI. 

LOMBOK BARAT ,  - Penanganan terhadap anak-anak korban narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) di wilayah Lombok Barat dinilai belum serius. 

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam berbagai elemen. Terlebih lembaga konsen di bidang terkait, Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) setempat.

Menyikapi itu, Rabu (18/5/2022) pekan lalu, GPAN Lombok Barat (Lobar) bertandang ke Senayan dan Kementerian Sosial di Jakarta guna memperjuangkan hak para korban Napza tersebut. Terutama terkait pelayanan pasca rehabilitasi nantinya.

"Khususnya di Lombok Barat ini, penanganan terhadap para korban Napza sangat tidak sesuai dengan instruksi Bapak Bupati (H Fauzan Khalid) yang justru sangat tegas terhadap OPD yang sudah diperintahkan untuk menangani masalah ini," tandas Ketua Umum GPAN LOBAR Mursidin SH kepada globallombok.co.id Senin (23/5/2022).

Mursidin pun lagi-lagi menyebut institusi terkait di Lobar itu tak serius dan tak taat pada perintah Bupati.

"Akan tetapi sampai saat ini, saya rasa tidak ada yang serius dan taat atas perintah beliau (Bupati Lombok Barat)," katanya. 

Dia membeberkan kunjungan pihaknya ke Jakarta menemui wakil rakyat di DPR-RI dan diterima langsung Esti Wijayanti dari Komisi VIII DPR-RI. 

Di hadapan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Dapil DI Yogyakarta itu, pihaknya mengadukan tentang lemahnya penanganan Napza di wilayahnya yang hingga saat ini tidak ada penanganan serius terhadap para korban.

Esti Wijayanti, tutur Mursidin, sangat merespon positif permasalahan itu. Bahkan disusul dengan kunjungan balasan ke Sekretariat GPAN di Lombok Barat, Minggu (22/5/2022). 
NAPZA

"Beliau sangat peduli sekali terhadap permasalahan ini. Dan kami sangat-sangat berterima kasih kepada beliau atas kunjungan kerja ini," ungkap Mursidin.

Lembaga konsisten

Dalam pernyataannya, Esti Wijayanti mengaku sangat terkesan atas konsistensi GPAN Lobar dalam membantu pemerintah, khususnya pemerintah dalam penanggulangan dan pemberantasan bahaya narkoba di wilayah setempat.

Sebagai penghargaan pihaknya, Esti berjanji akan memperjuangkan segala aspirasi GPAN, khususnya segala kebutuhan lembaga dalam menjalankan fungsi di lapangan, nantinya. 

"Sebagai lembaga yang konsisten keberadaannya, GPAN ini harus kita support dalam menanggulangi pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah Lombok Barat," ujar Esti Wijayanti

Diakui, kunjungan kerjanya Esti ke GPAN secara khusus untuk mengenal lebih dekat para pengurus GPAN sekaligus memberikan motivasi. Sepanjang pertemuan itu, ia berjanji untuk membantu menyuarakan apa yg menjadi permasalahan GPAN di tingkat kementerian sosial, nantinya.

"Kami justru berterima kasih atas adanya GPAN, di mana sangat jelas dibutuhkan oleh masyarakat Lombok Barat sebagai wadah yang konsisten bergerak di bidang narkotika," ucap Esti, memberi apresiasi.

"Walaupun pengurus GPAN dengan keadaan serba adanya, tapi tetap turun ke masyarakat memberikan edukasi, sosialisasi, pencegahan, sampai dengan pendampingan pasien ke Bogor. Itu sangat luar biasa, dan tidak sembarang orang yg bisa melakukan itu. Tentu pemerintah harus hadir dan membantu apa yg menjadi kendala pengurus GPAN," ulasnya.

Di akhir sambutannya, Esti Wijayanti berpesan agar pengurus GPAN terus mengabdikan diri bagi tugas dan kerja mulia yang dijalankan itu.

Sementara, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Lobar, dia menyerukan agar lebih memperhatikan dan peduli terhadap masalah Napza karena perang terhadap narkoba adalah Instruksi Presiden yang harus ditaati dan laksanakan.

"Tidak hanya di ucapan saja, akan tetapi dengan implementasi kerja yg jelas seperti yang dilakukan GPAN yang selalu siap siaga mengabdikan diri mereka dengan segala keterbatasan dan kekurangan di dalam melaksanakan tugas mulia ini," pungkas Esti. (Gl 02)

Belum ada Komentar untuk "Penanganan Napza di Lombok Barat belum Serius, GPAN Ambil Sikap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1 Iklan Daun Kelor

Day Pass Merumatta

Iklan Bawah Artikel